5 Cara Membangun Rumah Tangga Bahagia
5 Cara membangun rumah tangga bahagia - Kita tidak semestinya menilai perempuan
berdasarkan atas ukuran dan norma yang berlaku dalam masyarakat, karena norma
yang berlaku di tengah masyarakat sering bertentangan dengan ajaran Islam. Oleh
karena itu, kita harus benar-benar menggunakan kriteria yang digariskan oleh
Al-Qur'an dan Sunnah Rasulullah SAW sejak
awal memilih calon istri.
Agar kita dapat membentuk rumah tangga yang diridlai
oleh Allah dan memperoleh kebahagiaan sepanjang hayat sebelum mengambil seorang
perempuan menjadi istri kita perlu mengetahui ketaatannya dalam beragama.
Ada beberapa cara yang bisa dilakukan,
antara lain:
1.
Mengamati caranya berpakaian, berias dan bergaul
apakah sesuai dengan ketentuan Islam atau tidak.
2.
Misalnya, mengamati apakah ia memakai muslimah atau
tidak, bersolek atau tidak, berkhalwat (berduaan) dengan laki-laki bukan mahram
atau tidak.
3.
Menanyakan kepada orang-orang yang dekat dengan
dirinya, seperti kerabat dekat, tetangga dekat, atau teman-teman dekat tentang ketaatannya menjalankan shalat 5 waktu.

4.
Ketaatannya menjalankan puasa Ramadhan, sikapnya kepada tetangga atau
para kerabatnya, sikapnya kepada orang yang lebih tua, dan lain-lain.
5.
Datang sendiri kepada keluarga perempuan untuk
melakukan penelitian dan pengamatan secara langsung. Dalam pertemuan ini,
perempuan yang diinginkan harus disertai dengan anggota laki-laki keluarganya,
Sehingga tidak
terjadi khalwat (berduaan). Pada saat inilah kita bisa meneliti berbagai hal
yang ingin diketahui dari perempuan tersebut agar kita memperoleh gambaran yang jelas.
Cara-cara semacam inilah yang seharusnya dilakukan
oleh kaum muslimin dalam menyelidiki calon istrinya. Kita tak boleh melakukan
cara-cara di luar Islam, seperti berpacaran atau berkenalan di tengah jalan.
Cara semacam ini sama sekali tidak dibenarkan.
Ringkasnya, Laki-laki yang ingin membangun rumah
tangga bahagia dan penuh kesejateraan di dunia dan di akhirat hendaklah memilih
perempuan yang taat beragama untuk dijadikan istri. Insya Allah hidupnya akan
bahagia.
Tidak ada komentar: